by

JANGAN VAKSIN BAHAYA, Jika Anda Sedang…Baca Selengkapnya disini

Hampir 1 tahun vaksinasi di Indonesia telah dilakukan dan mengakibatkan banyak kasus terjadi dimana-mana muali dari timbul efek samping ringan hingga berat bahkan beberapa berujung pada kematian, ternyata masih banyak orang yang belum teredukasi dengan baik mengenai syarat & ketentuan vaksin.

Belum teredukasi tentang vaksin
Belum teredukasi tentang vaksin

Ada beberapa point hal yang perlu diperhatikan sebelum di vaksin agar meminimalisir efek samping yang terjadi ketika vaksin mulai bereaksi dalam tubuh, Mulai dari :

  1. Tidur cukup (tidak kurang dari 6 jam)
  2. Sudah sarapan pagi di hari vaksinasi
  3. Kondisi badan sedang dalam keadaan yang fit/sehat
  4. Tidak memiliki penyakit riwayat, jika ada berkata jujurlah agar dokter memberikan saran terbaik untuk anda
  5. Hal ini yang masih belum banyak orang tahu, vaksin tidak dapat dilakukan jika anda terkena COVID-19 atau belum lama terkena COVID-19 (berpotensi bahaya)

Karena orang yang terinfeksi COVID-19 akan membentuk antibodi dalam tubuhnya. Meskipun telah memiliki antibodi, mereka masih membutuhkan vaksin untuk mendapatkan perlindungan ekstra. Lalu, kapan Waktu Yang Tepat Orang Yang Terkena Covid Boleh di Vaksin ?

Berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), penyintas COVID-19 dapat diberikan Vaksin minimal 3 bulan sejak terinfeksi / pulih dari COVID-19.

Kabar baik juga sudah diberikan dari PAPDI melalui rekomendasinya, bahwa penyintas COVID-19 setelah sembuh minimal 3 bulan itu bisa diberikan vaksinasi,” kata dr Siti Nadia Tarmizi, juru bicara Kementerian Kesehatan RI, Selasa (9/2/2021).

Cara kerja vaksin bukanlah sebagai penetralisir dari COVID-19 yang sering kita pikirkan jika virus COVID-19 dalam kita terkena di vaksin langsung musnah dan sebuh, hal ini tidak semudah seperti merendam sebuah barang kotor kedalam air dan langsung bersih ketika di angkat.

Dikutip dari Indian Express, Selasa (3/8/2021), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyarankan bagi yang belum mendapat vaksin untuk menunggu minimal paling lama 90 hari sejak hari pertama terinfeksi virus COVID-19.

Ilmuwan vaksin dr Gagandeep Kang, juga mengatakan bahwa mereka yang telah sembuh dari COVID-19 memiliki perlindungan alami yang tercipta dari bertambah kuatnya anti bodi dalam tubuh kita. Ia lantas menyinggung data dari Inggris yang menunjukkan bahwa perlindungan yang dihasilkan setelah terinfeksi sekitar 80 persen.

Kenali 6 Jenis Vaksin Yang Masuk ke Indonesia, Beserta Efek Sampingnya

Pendapat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). menunda vaksinasi setelah terinfeksi tidaklah menjadi masalah besar. Sebab mereka memiliki antibodi alami yang masih bertahan yang melindungi tubuh.

Ahli imunologi dr Vineeta Bal dari Institut Pendidikan dan Penelitian Sains India (IISER) mengatakan, kekebalan tubuh karena infeksi akan bertahan selama beberapa bulan. Ia menyarankan untuk menunggu selama 6-8 minggu setelah pulih dari COVID-19 agar tidak menimbulkan efek samping yang berat.

Lantas, bagaimana jangka waktu vaksin setelah terkena COVID-19 jika sudah pernah mengikuti vaksinasi pertama?

Menurut dr V Ravi, petugas nodal untuk konfirmasi genetik COVID-19 di Karnataka, India, dosis kedua dapat diberikan setelah 8 minggu sejak positif COVID-19.

Alasannya, tubuh yang baru terinfeksi akan menghasilkan antibodi yang mirip dengan vaksin.Jangka waktu ini berarti memiliki waktu yang sama dengan vaksinasi dosis pertama.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed